MUROJAAH
QS.NUH
Menjaga hafalan adalah tantangan terberat
setelah menghafal ayat-ayat Alqur’an. Karena begitu banyak godaan untuk
melalaikan dan bermalas-malasan. Alhamdulillah kakak Zaidan selalu tampak
semangat sejak di juz 29, meski terkadang masih rewel jika sedang kecapekan.
Hari ini untuk menyemangati ananda, umi menawarkan membacakan terjemah atau
cerita dari surat yang dibacanya. Ananda minta menghafal dimulai dari surat
Nuh.
Kisah tentang nabi Nuh dan tantangan
berdakwahnya. Sesekali umi menyanyikan lagu tentang Nabi Nuh yang pernah kami
hafal bersama2. Di ayat ke 11 memulai kisah tentang penciptaan. Menguatkan kembali
tentang Allah Maha Pencipta alam dan segala isinya. Hingga di ayat 16 pun
ananda sudah mulai tidak konsentrasi dan minta di akhiri. Maka mengenalkan
ananda tentang pedoman hidupnya dengan kenyamanan sehingga memunculkan rasa
senang tanpa terbebani adalah sebuah keharusan. Dan ini yang abi dan umi
sepakati, bahwa kita tak akan memaksakan anak2 untuk menghafal, tetapi lebih
pada membangkitkan semangat untuk menghafal dan memberikan keteladanan. Meskipun
di sekolah ananda selalu ada target hafalan, kami selalu berusaha untuk
menyesuaikan dengan kemampuan dan gaya belajar ananda. Disinilah upaya untuk
membangun imajinasi positif senantiasa kami tanamkan, meski itu tidak mudah. Heee
masih menjadi PR bagi kami orang tua untuk memberikan teladan terbaik bagi
anak2 dalam menghafal Alqur’an. Semoga kami bisa saling memotivasi…
Solichati, 29 Maret 2018
#Day46
#29Maret2018
#KotaBatu
#MZaidanFahmi
#4y3m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak