Senin, 02 Oktober 2017

Post15#ANGKA&BILANGAN



BELAJAR BILANGAN

Pagi ini, senin setelah subuh tepatnya, ketika umik sedang berinteraksi dengan Alqur’an tetiba kakak Zaidan muncul mendekati umik. Alhamdulillah awal yang baik, bangun tidur tanpa menangis. Duduk dipangkuan umik, bermanja2 adalah kebiasaan kakak Zaidan meminta untuk disayang. Hmmm lengket banget memang anak ini dengan umiknya. Setelah cukup puas dengan bermanja-manja, kakak Zaidan murojaah Surat An-Naba, Alhamdulillah berhasil menghafal dengan lancer. Ketika umik mendoakannya, umik mengantarkan pada abi untuk didoakan juga… Sambil senyum2 simpul, kakak Zaidan bertanya apakah hari ini aku libur sekolah?? Heeee pertanyaan khas yang diajukannya, umik pun memutar otak untuk menjawab dengan kalimat yang akan mampu membakar semangatnya…
U: Kakak Zaidan libur sekolahnya 3 hari Jum’at-Sabtu-Ahad. Coba lihat berapa jumlah jari umik yang menunjukkan jumlah hari?
Z: Lima (heee tampaknya dia bingung dengan model umi menghitung, lalu umi merubah sesuai dengan kebiasaan kakak menghitung)
U: Coba hitung lagi, berapa hari liburnya?
Z: Tiga… Terus hari ini aku libur apa masuk?
U: sekarang hari senin berarti masuk ya nak… Yuks semangat menuntut ilmu,biar makin disayang Allah…
Z: Iya semangat.

Dialog pagi tentang angka dan membilang, mengenal nama hari dan saling menyemangati menuntut ilmu. Setelahnya kakak Zaidan mengambil kertas bergambar dan bertuliskan angka. Lalu menghitung jumlah gambar dan bertanya pada umik mana angka yang cocok. Beberapa hari ini sedang semangat belajar berhitung. Apapun yang dilihatnya selalu diakhiri dengan menghitung jumlahya. Alhamdulillah kakak Zaidan sudah mampu menghitung sampai bilangan lima belas, urut dan tidak keliru. Barokalloh nak…
 
Solichati 02/10/2017

#Post15
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioZaidan
#3y9m
#Batu,2Oktober2017
#HomeTeam –
#PortofolioPerkembangan&Bakat
#FitrahBelajarBernalar
#FitrahBahasa
#FitrahPerkembangan
#Communication
#Learner




Tidak ada komentar:

Posting Komentar