MENUANG AIR KE DALAM BOTOL
Kakak Zaidan
yang terlahir hampir sekitar 4 tahun yang lalu, memang memiliki keunikan
jika dibandingkan dengan kakak Ihan pada usia yang sama saat itu. Tangan dan
jemari yang lebih luwes melakukan tugasnya seperti makan dan membantu umi di
dapur. Sangat antusias mencoba sesuatu yang baru tanpa takut dengan resiko yang
dihadapinya, banyak bertanya untuk hal2 yang tidak diketahuinya.
Seperti halnya hari Kamis malam, ketika
menjelang tidur kakak Zaidan meminta ijin untuk memakan pisang yang ada dimeja
dapur. Sudah mulai terbiasa dengan adab2 makan, maka semua dilakukan tanpa
diingatkan. Termasuk kesepakatan kami untuk tidak makan di dalam kamar. Memilih
untuk makan di dekat pintu kamar, mencuci tangan saat sesudah makan pisang, dan
berlama2 di dapur untuk minum air minum. Setelahnya langsung ke kamar tidur.
Dan semua itu dilakukan sendirian oleh ananda tanpa ditemani meski kondisi
lampu dapur dimatikan dan hanya lampu tengah yang menyala. Berani dalam kondisi
remang2 tanpa rasa takut.
Sesampainya di kamar, Zaidan membawa botol
air mineral yang sudah terisi penuh, meminumnya dengan senang hati, glek glek
glek… Ahhh segarnya, minum air putih sehat. Begitu kata Zaidan. Spontan saja
mata abi dan umi terpana dan menerka dapat air darimana dia, khawatirnya air
mentah dari kran kamar mandi. Setelah ditanya dan dipastikan air apa yang ada
di dalam botol, Zaidan mampu menjelaskan dengan detail air apa itu, bagaimana
cara mengambilnya dan dia bangga karena mampu menuang air ke dalam botol tanpa
tumpah sedikit pun.
Subhanallah… My Little Star… Semoga
memberkahimu dengan banyak pemahaman akan ilmu seperti nama yang abi dan umi
pilihkan untukmu nak…
Solichati 29/9/2017
#Post12
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioZaidan
#3y9m
#Batu,28September2017
#HomeTeam –
#PortofolioPerkembangan&Bakat
#FitrahBelajarBernalar
#FitrahPerkembangan
#FitrahBahasa
#Deliberative
#Communication
#Learner
#Ideation
#Strategic
Tidak ada komentar:
Posting Komentar