BELAJAR DG BONEKA
TANGAN
Untuk kesekian kalinya belajar dengan ananda
zaidan butuh effort untuk menemukan semangat yang mengebu dan ketekunan dalam
hal menghafal Alqur’an. Pasalnya ananda selalu merasa cukup puas dgn hafalannya
yang saat ini. Setiap kali diajak menambah hafalannya selalu mengeluh capek,
aku belum bisa dan masih banyak sedertan alasan yang lainnya. Tapi giliran
diminta menggunting, menempel dan sejenisnya ananda sangat tekun bahkan sangat focus.
(fitrahbahasa, fitrah belajar&bernalar)
Kemarin pagi dan sore umik mencoba menemukan
cara yang pas untuk menstimulus ananda tanpa membebani ananda. UMik menemukan
boneka tangan Sali dan Saliha dalam box kardus. Umi masih mengingat ketika
ananda lebih sering bermain peran dengan mainannya, maka menghafal dengan
bermian peran semoga bisa menyemangati.
Kali ini umi memegang boneka saliha dan Kakak Zaidan memegang boneka
Sali. Kata kakak Zaidan karena dia laki-laki jadi harus boneka laki2… dimulai
dengan perkenalan, membaca ta’awudz dan basmalah…akhirnya ananda semangat
melanjutkan dan murojaah surat Ath-Thoriq dan Al A’la. Alhamdulillah ananda
semangat dan senang… (fitrahseksualitas, bakatPancaIndera)
Solichati 21/9/2017
#Post4
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioZaidan
#3y9m
#Batu,20September2017
#HomeTeam –
#PortofolioTumbuhKembang
#PortofolioBakatAnak
#FitrahEstetika&bahasa
#FitrahBelajardanBernalar
#FitrahSeksualitas
#BakatPancaIndera
#Akting/bermainPeran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar